Turunkan Emisi Terbukti Lebih Hemat dan Sehat

Bogor, 2 Oktober 2014

Tim ilmuan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan bahwa, manfaat yang diperoleh dari pengurangan emisi gas rumah kaca terbukti melampaui biaya pemangkasan emisi tersebut. Hal ini terungkap dari hasil penelitian mereka yang dirilis Minggu (24/8). Menurut tim peneliti, penghematan yang diperoleh dari kondisi udara yang lebih sehat, bisa menutup semua biaya pemangkasan emisi karbon.

Mereka menemukan bahwa manfaat penghematan biaya kesehatan bisa 10 kali lebih besar dari biaya untuk memangkas polusi iklim atau emisi gas rumah kaca. Pemerintah dan masyarakat bisa lebih menghemat biaya kesehatan akibat menurunnya gejala penyakit asma dan gangguan kesehatan lain yang berhubungan dengan berbagai jenis polusi udara yang berbahaya.

Noelle Selin, asisten Profesor dari MIT yang ikut menyusun laporan tersebut mengatakan bahwa, “Kebijakan pengurangan emisi karbon meningkatkan kualitas udara secara signifikan, bahkan kebijakan pengurangan emisi karbon, memiliki manfaat yang setara dengan kebijakan pengurangan polusi udara.”

Selin dan tim membandingkan manfaat kesehatan dari tiga kebijakan iklim di Amerika Serikat yaitu standar energi bersih, kebijakan transportasi dan program penetapan dan pemangkasan emisi karbon (cap and trade program).

Tim peneliti menemukan, nilai penghematan biaya dari menurunnya masalah kesehatan yang mencapai $247 miliar, jauh melampaui biaya program penetapan dan pemangkasan emisi karbon yang sebesar $14 miliar dan biaya standar energi bersih yang sebesar $208 miliar.

Kebijakan pengurangan emisi yang memerlukan biaya terbesar adalah kebijakan transportasi dengan standar efisiensi bahan bakar yang harganya lebih dari $1 triliun sesuai nilai dolar tahun 2006. Sehingga manfaat kesehatan yang diperoleh hanya menutup seperempat (26%) dari biaya kebijakan tersebut.

 

Sumber: hijauku.com (260814)

 

-AY-