Menantikan Sepak Terjang Dewan Nasional Perubahan Iklim

Bogor,14 Agustus 2008

Indonesia akhirnya memiliki Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI), setelah Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono membubuhkan tanda tangannya di atas Peraturan Presiden Nomor 46 tahun 2008 pada tanggal 4 Juli lalu. Dewan Nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden dan melibatkan 17 departemen/kementrian dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Menteri lingkungan hidup, Rachmat Witoelar, menjabat sebagai ketua harian.

Selain Presiden dan Menteri Lingkungan hidup, dewan ini juga terdiri atas menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perdagangan, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan Kepala BMG.

Ke depannya, DNPI bertugas merumuskan kebijakan nasional, strategi, program dan kegiatan pengendalian perubahan iklim, mengkoordinasikan kegiatan dalam pelaksanaan tugas pengendalian perubahan iklim yang meliputi kegiatan adaptasi, mitigasi, alih teknologi, dan pendanaan. Tugas ketiga adalah merumuskan kebijakan pengaturan mekanisme dan tata cara perdagangan karbon.Lalu melaksanakan pemantauan dan evaluasi implementasi kebijakan tentang pengendalian perubahan iklim.

Sangat diharapkan, terbentuknya dewan ini menjadi angin surga bagi upaya-upaya menanggulangi dampak perubahan iklim di Indonesia. Selain itu, kehadiran DNPI juga diharapkan memacu berkembangnya proyek-proyek terkait CDM di Negara ini.

Seperti diketahui, Indonesia sebagai Negara non-Annex 1 memiliki peluang besar mengembangkan proyek-proyek CDM. Namun sayangnya, hingga saat ini, Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan Negara Asia lainnya seperti China dan India.

Kita nantikan bersama sepak terjan Dewan Nasional Perubahan Iklim.

Sumber : www.kompas.com and www.greenpressnetwork.blogspot.com

-YA-