AS dan China akan Tandatangani Perjanjian Iklim Paris pada Bulan April

Bogor, 4 April 2016

Amerika dan China telah mengumumkan untuk menandatangani perjanjian iklim Paris pada bulan April. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong negara-negara lain secara resmi utuk ikut dalam perjanjian penting itu.

Dalam pernyataan bersama hari Kamis (31/3), Amerika dan China berharap tindakan mereka dapat membantu pemberlakuan Perjanjian Paris "sesegera mungkin".

Perjanjian tersebut dirancang oleh hampir 200 negara pada bulan Desember lalu. Perjanjian tersebut baru akan berlaku jika telah ditandatangani sekurang-kurangnya oleh 55 negara yang mewakili 55 persen emisi global.

Amerika dan China sebagai penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia bersama negara-negara lain akan menandatangani perjanjian tersebut tanggal 22 April mendatang, pada Hari Bumi. Sekjen PBB Ban Ki-moon berharap pada awal bulan ini lebih dari 120 negara akan ikut dalam upacara penandatanganan di markas PBB.

Perjanjian tersebut bertujuan untuk membatasi pemanasan bumi "di bawah dua derajat Celcius di atas tingkat era pra industri". Perjanjian juga menambahkan bahwa negara-negara harus berusaha untuk mempertahankan pemanasan suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celsius.

 

Sumber: voaindonesia.com (010416)

 

-AY-