Status Ratifikasi Paris Agreement

Bogor, 23 September 2016

Laman UNFCCC melaporkan bahwa, pada 21 September 2016, Republik Moldova dan Kyrgyzstan telah menandatangani Perjanjian Paris, sehingga jumlah total penandatangan meningkat mencapai 187. Kondisi ini mengikuti penandatanganan Perjanjian Paris sebelumnya oleh Malawi, Armenia, Zambia dan Chile pada 20 September yang lalu.

Perjanjian Paris dibuka untuk ditandatangani pada 22 April 2016 yang lalu dalam suatu upacara penandatanganan tingkat tinggi yang diadakan oleh Sekretaris Jenderal PBB di New York. Pada upacara tersebut, sebanyak 174 negara dan Uni Eropa turut menandatangani perjanjian dan 15 negara juga telah mendeposikan instrumen ratifikasi.

Saat ini, ada 191 negara penandatangan Perjanjian Paris. Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 negara telah mendepositkan instrumen ratifikasi, dengan akuntansi total sebesar 47,79% dari total emisi gas rumah kaca global.

 

Sumber: unfccc.int (220916)

 

-AY-